Catatan Seorang Ibu

10 Hal Negatif yang harus dihindari & 10 Kata Positif yang baik untuk Anak

Ada ungkapan lebih baik Diam daripada berbicara yang tidak baik.
Berikut 10 Hal Negatif yang harus dihindari untuk anak:
1. MENCACI MAKI
menghina anak apalagi dihadapan kawan-kawannya adalah bahaya dan menanamkan rasa rendah diri dihadapan orang lain.
2. MEMANGGIL dengan SEBUTAN NEGATIF
Memanggil anak dengan panggilan negatif seperti nama binatang, bentuk fisik yang jelek akan membuat anak minder.
3. MEMBANDINGKAN anak dengan orang lain
Tiap orang adalah unik dan berbeda, jangan pernah membandingkan anak kita dengan orang lain karena bisa menanamkan rasa benci kepada orang lain, merasa orang tersebut lebih hebat dari dirinya walaupun sebenarnya anak kita sama sebanding bahkan bisa melebihi orang tersebut.
4. Mengatakan : AKU CINTA KAMU atau aku sayang kamu TETAPI….karena…kalau…jika…
Contoh : Mamah sayang Ade kalau kamu juara…bisa diartikan : kalau tidak juara tidak sayang
Contoh lain: Papah sayang Kakak, …kamu sayang tidak sama papah?…(mengharapkan balasan)
Cinta demikian adalah cinta ada syarat, seharusnya cinta itu tanpa syarat, katakan saja Mamah sayang Kamu. Papah Cinta Kamu. Tidak ada embel-embel lainnya.
5. MEMBERI UNGKAPAN SALAH
Contoh : saat mendiamkan anak orang tua bilang: ”Anak lelaki tidak boleh menangis”, ini adalah hal yang salah padahal persoalan nangis adalah manusiawi untuk semua orang.
Secara ilmu kejiwaan ini bisa mengakibatkan rasa takut pada anak.
6. MEMBERI ANCAMAN yang SALAH atau TIDAK SESUAI
Contoh: “Ayo tidur jika tidak nanti ada hantu”, “Jangan bohong nanti masuk Neraka”,
Kata buruk yg berlaku untuk orang dewasa belum bisa dimengerti oleh anak-anak balita seperti neraka,alam gaib sebaiknya dihindari karena bisa membuat anak mimpi buruk.
7. MELARANG TANPA SEBAB
Contoh: “tidak boleh main” seharusnya ucapkan”tidak boleh main karena magrib”.
Melarang anak boleh disampaikan karena ada alasan atau dasarnya. Orang tua harus mencontohkan perbuatan yg baik, jika perbuatan negatif yang dilarang kepada anak tapi dilakukan orang tua sendiri akan menanamkan rasa tidak percaya sama orang tua karena dianggap orang tuanya bohong.
8. MENUDUH anak berbuat hal negatif
Contoh : Kamu bohong yaa! (berarti menghina seperti menuduh atau menghakimi tetapi pakailah bahasa kasih sayang seperti: “Biasanya kakak jujur, coba bilang ada apa….”
9. MENDOAKAN HAL NEGATIF
Mendoakan anak dengan bahasa yg jelek atau hal negatif
Contoh : Kamu brengsek, kamu bodoh, tidak akan menjadi orang sukses, celaka, tidak selamat, hancur dll.
Hati-hati dengan ucapan, walaupun lagi emosi, hindari kata-kata negatif karena ucapan adalah doa.
10. MEMBUKA AIB anak dihadapan orang lain.
Membeberkan kejelekan anak dihadapan adik atau kawan-kawannya adalah bahaya, seperti saat dia mengompol. Hal ini akan membuat anak malu terhadap orang lain dan akan benci terhadap orang tua.
Apapun kekurangan, aib, persoalan anak tidak boleh dibukakan di depan orang.

10 Kata / Hal Positif yang baik untuk Anak:
1. Aku Cinta Kamu
Cinta tidak syarat, jangan mengharapkan anak membalas, karena Cinta adalah memberi bukan menerima.
2. Aku Bahagia mempunyai anak seperti kamu
3. Kamu Cerdas dan Aku Suka Kamu
4. Kamu Manis, Kamu Cantik dan Suara Kamu indah
Rekamlah suara anak dan jadikan ring tone HP, bisa membuat anak percaya diri, bangga akan suaranya,dan lebih berani mengungkapkan pendapat.
5. Kamu anak Hebat dam Kamu berguna bagi keluarga semua
Ungkapan ini bisa menanamkan dalam diri anak untuk jadi pemimpin
6. Kamu punya kelebihan yang tidak ada batas
7. Selalu bermusyawarah dengan anak dalam mengambil keputusan keluarga
Boleh jadi pendapat anak lebih baik dari orang tua, apalagi jika sesuatu itu untuk anak, sehingga orang tua bisa memahami dan mengerti kesukaan anak
8. Selalu memuji anak di depan kawan-kawannya
Bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak
9. Mendoakan yang terbaik saat sedang bersama anak
Membuat anak sadar bahwa orang tua sayang kepadanya dan menumbuhkan rasa cinta kepada orang tua dan bertekad menjadi apa yang diharapkan orang tuanya.
10. Saya sangat percaya kepadamu
Ucapan ini bisa membuat anak lebih percaya diri, “Saya sangat percaya dan apapun yang saya tugaskan saya yakin kamu bisa berbuat lebih baik”.
Kepercayaan bisa diberikan baik lewat kata ucapan maupun perbuatan.
Contoh: Melimpahkan anak tugas pekerjaan rumah, saat belanja, membayar tagihan, dll.

Amalkan hal-hal di atas InsyaAllah dalam 1-2 minggu punya anak jauh lebih baik dari sebelumnya. Amin
(Sumber: Ceramah Sheik Ali Jaber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s