Catatan Seorang Ibu

Makna Puasa Ramadhan

Puasa berarti imsak yaitu menahan hawa nafsu . Ramadhan artinya membakar. Puasa Ramadhan adalah upaya melatih diri untuk menahan hawa nafsu untuk membakar dosa-dosa yaitu dengan mensucikan diri dari hal-hal yang mengotori hati.
Supaya ibadah seseorang diterima Allah salah satunya harus berkomitmen yaitu bersungguh-sungguh untuk melakukan suatu amal ibadah sesuai dengan ketentuan Sang pemberi perintah dalam hal ini menjadi hak prerogative Allah. Untuk melaksanakan perintah Allah dengan sempurna maka kita harus mengerti, faham betul apa maksud yang diperintahkan itu yaitu dengan cara mengerti bahasa sang memberi perintah. Kita harus memahami bahasa Allah yaitu dengan bahasa Qalbu. Melihat dengan mata Illahi yaitu dengan mata Qolbu. Tidak setiap orang bisa berbuat seperti itu. Salah satu caranya yaitu dengan berdoa supaya diberikan petunjuk “ihdina shyrottal mustaqiim” “Ya Allah bimbinglah ke jalan yang lurus” supaya dapat melaksanakan amal ibadah dengan sempurna. Untuk mencapai kesempurnaan ibadah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh benar. Salah satu caranya yaitu dengan mengkhususkan ibadah yang kita lakukan supaya bisa mi’raj atau diperjalankan, melakukan perjalanan mendaki, bertemu dengan sang pencipta seperti para orang-orang sholeh. Menjadikan puasa sebagai khalwat, puasa yang khusus, dengan merenungkan hikmah kejadian yang terjadi setiap saat selama berpuasa.Salah satu cara merenungi makna berpuasa ramadhan sebagian ulama berpendapat yaitu dengan membayangkan saat yaumil hisab di akherat nanti, dimana hari itu orang dikumpulkan di padang masyar, menunggu keputusan pengadilan Allah. Bayangkanlah satu hari di sana sama dengan kurang lebih 50.000 tahun di bumi, tidak makan, tidak minum, terik panas menyengat. Bayangkanlah saat kita di akherat, amat sangat lapar dan haus tetapi tidak ada makanan dan minuman, mau mati tapi tidak bisa mati karena mati ditiadakan setelah bangkit dari alam kubur. Beruntunglah orang yang amalan ibadahnya diterima Allah dan mendapat buku rapor dari sebelah kanan dan termasuk golongan kanan yaitu termasuk orang orang sholeh karena tidak merasakan kesusahan pada saat itu tetapi celakalah bagi yang amalannya tertolak dan mendapatkan buku rapor dari sebelah kiri. Amal ibadah seseorang harus dinilai layak oleh Allah untuk dapat diterima Allah SWT.
Salah satu keistimewaan di bulan ramadhan yaitu adanya malam lailatul qadar. Malam lailatul Qadar yaitu malam ganjil , malam yang aneh, dimana malam itu beda dari malam-malam biasanya. Untuk mendapatkan malam lailatul Qadar banyak cara yang harus dilakukan, salah satunya dengan beribadah secara sempurna dan menjadikan puasa ramadhan sebagai puasa khusus.
7 Tips berpuasa khusus :
1. Niat spesifik
Maksudnya sampaikan pernyataan niat anda kepada sang khalik secara spesifik, keinginan anda misalnya ingin berpuasa di bulan ramadhan ini supaya lebih taqwa, atau ingin tau apa, ingin bagaimana dan sebagainya. Catat niat sebaiknya di tempat khusus sehingga tidak lupa karena keinginan orang kadang suka berubah-ubah.
2. Zikir Taqwa
Maksudnya: Menahan dominasi hawa nafsu setiap saat sepanjang waktu, selama 24jam, 30 hari.
Untuk mengantisipasi dosa-dosa maka segera koreksi secepatnya atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan. Perbanyak mohon ampun. Banyak mengucap astagfirAllah hal adziem.sholat tobat.
3. Menikmati moment berbuka
Kenikmatan orang yang berpuasa ada pada saat berbuka dan bertemu dengan Allah; kekasihnya yaitu Rab nya. Mensakralkan saat berbuka. Jangan diremehkan saat berbuka dan menjadikan moment penting. Penggambaran sederhana caranya menjadikan saat yang sakral, sesaat setelah berbuka,saat tegukan air yang pertam kali, berdoalah.
4. Memanfaatkan sahur untuk tafakur. Bangun malam digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, shalat tahajud selain untuk sahur makan sunah.
5. Menyempurnakan ibadah-ibadah ritual
6. Membaca Al quran dan merenungkannya.
Al quran adalah bukti perjanjian Allah dengan mahluknya, karena itu harus sering-sering dibaca supaya benar-benar memahami, mengingat perjanjian dan hal penting yang tertulis dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari supaya mendapat rahmat Ilahi.
7. Berbagi kebahagiaan dengan orang lain
Maksudnya membuat orang lain merasakan kebahagiaan yang kita miliki. Salah satunya dengan zakat. Zakat adalah upaya membebaskan diri dari keterkaitan harta. Dengan banyak zakat dan sedekah bisa membebaskan diri dari keterkaitan materi duniawi, merasa hidup bebas, bersahaja, sadar bahwa semua yang ada di bumi adalah milik Allah semata dan semua akan kembali kepadanya.

Dengan berpuasa khusus di bulan ramadhan seharusnya membawa dampak positif, rasa solidaritas,kepedulian,kemanusiaan,kesucian pikiran, perkataan dan perbuatan yang akan menentukan sikap dan prilaku ke depan setelah berlalunya bulan puasa.

Wallahu a’lam bishshawab Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s